Pusdiklat APU PPT Terima Kunjungan Mahasiswa UKI dalam Rangka Edukasi Keuangan Berintegritas

General News 21 Nov 2025 Administrator

Depok, Pusat Pendidikan dan Pelatihan Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (Pusdiklat APU PPT) PPATK menerima kunjungan edukatif dari sekitar 60 mahasiswa Program Studi Analis Keuangan, Fakultas Vokasi Universitas Kristen Indonesia (UKI). Kegiatan yang berlangsung di Auditorium tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Pusdiklat APU PPT Akhyar Effendi pada Selasa (18/11/2025).

Kunjungan ini bertujuan memberikan pemahaman langsung mengenai pentingnya integritas dalam sektor keuangan, khususnya terkait upaya pencegahan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan Pendanaan Terorisme (TPPT).

Pada sesi pertama, M. Miftah Farid memaparkan materi mengenai bahaya TPPU dan TPPT, meliputi definisi, pola pencucian uang, serta berbagai modus yang sering menjerat masyarakat, seperti penyalahgunaan rekening pribadi, money mule, promosi investasi ilegal, dan penyalahgunaan identitas. Ia mengingatkan mahasiswa untuk selalu berhati-hati dalam setiap transaksi keuangan, karena “satu transaksi salah, dapat mengubah satu hidup.”

Sesi berikutnya disampaikan oleh Andri Ramdani, yang menjelaskan Prinsip Mengenali Pengguna Jasa (PMPJ/KYC) sebagai fondasi integritas profesi keuangan. Mahasiswa diperkenalkan pada langkah verifikasi identitas, pemahaman beneficial owner, pemantauan transaksi, hingga penatausahaan dokumen. Ia juga menguraikan kewajiban pelaporan seperti LTKT, CTR, LTKL, SIPESAT, dan LTKM. Untuk memudahkan pemahaman, Andri menggunakan analogi bahwa “KYC itu seperti mencari pasangan harus benar-benar mengenal, bukan hanya melihat permukaan.”

Melalui kunjungan ini diharapkan mahasiswa semakin memahami peran strategis mereka sebagai calon profesional di sektor keuangan dalam menjaga integritas sistem keuangan dan mencegah terjadinya kejahatan keuangan.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara dunia pendidikan dan Pusdiklat APU PPT dalam membangun generasi muda yang sadar risiko, beretika, dan siap berkontribusi dalam menjaga keamanan sistem keuangan nasional.(wkw)