Siapkan Pelatihan Bersama, Pusdiklat APUPPT Perkuat Koordinasi dengan Bank Indonesia
Depok – Pusat Pendidikan dan Pelatihan Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (Pusdiklat APUPPT) perkuat koordinasi dengan Bank Indonesia (BI) guna menyiapkan pelatihan bersama pada tahun 2024. Pertemuan dilaksanakan secara daring menggunakan zoom meeting pada Selasa (23/01/2024).
Pelatihan bagi BI terkait APUPPT sangat penting dilakukan sebab BI menjadi lembaga pengawas dan pengatur (LPP) Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing (KUPVA) dan Penyelenggara Transfer Dana (PTD). Kedua usaha tersebut rentan terjadi transaksi keuangan mencurigakan yang mengarah pada pencucian uang dan pendanaan terorisme.
Pada kesempatan ini, Purwanto Deputi Direktur dari BI menyampaikan terima kasih atas kerjasama pelatihan yang kembali terjalin usai terselenggaranya pelatihan tahun lalu. Ia berharap adanya kemampuan tambahan bagi pegawai BI yang akan menjadi peserta untuk mendukung keanggotaan Indonesia dalam Financial Action Task Force (FATF).
“Di setiap materi harapannya ada studi kasus agar lebih mengena,” imbuh Sunarso dari BI.
Menanggapi masukan BI, Dwi Rachmad Kurniawan, Koordinator KS Perencanaan dan Pengembangan Pusdiklat APUPPT memberikan respon positif untuk mengelaborasi mata ajar yang akan diberikan kepada peserta agar lebih tepat sasaran. Diagendakan pelatihan berlangsung selama 3 (tiga) hari pada April 2024 dengan menghadirkan pengajar yang ahli di bidangnya.
Dengan dilaksanakan Pelatihan Pelaporan bagi BI harapannya pelatihan berjalan sesuai rencana dan berdampak ada peningkatan kualitas SDM BI terkait pelaporan transaksi keuangan. (Alf)