Pembelajaran Mandiri APU PPT dengan Metode Blended Learning

Berita Umum 23 Mei 2022 Administrator

Salah satu hikmah yang dapat diambil dari Pandemi Covid 19 adalah kita terbiasa untuk melakukan berbagai aktifitas secara online, termasuk dalam kegiatan pendidikan dan pelatihan (Diklat). Wabah ini justru dirasa semakin mempercepat penerapan praktik Pendidikan Era 4.0, dengan bantuan perkembangan teknologi informasi yang semakin canggih, pembelajaran daring atau distance learning tidak lagi menjadi hambatan.  

Metode pembelajaran distance learning yang saat ini banyak digunakan adalah Blended Learning. Blended learning adalah metode pembelajaran campuran yang menggabungkan metode pembelajaran langsung (Synchronous) dan metode pembelajaran mandiri/tidak langsung yang dapat dilakukan kapan saja (Asynchronous) (Sumber: akupintar.id). Untuk menyukseskan proses pembelajaran mandiri pada Blended Learning tentunya harus didukung oleh teknologi Learning Management System.

Saat ini Pusdiklat APU PPT telah memiliki portal IFII Learning sebagai Learning Management System untuk mendukung penyelenggaraan Diklat Blended Learning. Melalui IFII Learning Pusdiklat APU PPT telah menerapkan metode Blended Learning dalam penyelenggaraan pelatihan sebanyak 7 batch. Metode Blended Learning diterapkan sebanyak 5 batch pada pelatihan Pelaporan Transaksi Keuangan bagi Pihak Pelapor dan 2 batch pada pelatihan bagi Jabatan Fungsional Analisis Transaksi Keuangan (JFATK).

Peserta pelatihan Blended Learning pada saat sesi Asynchronous diminta untuk menyelesaikan materi dan tugas yang sudah tersedia pada portal IFII Learning. Biasanya peserta diberikan kesempatan 5 hari atau sesuai kebutuhan kurikulum untuk menyelesaikan sesi Asynchronous. Setelah menyelesaikan sesi Asynchronous peserta diminta untuk mengikuti sesi tatap muka (Synchronous) dengan para pengajar secara virtual. Jadi, pelatihan Blended Learning yang dilaksanakan di Pusdiklat APU PPT dilaksanakan secara daring penuh (full online).