Bazar Ramadan Pusdiklat APU PPT: Berkah Belanja Murah, Kebahagiaan Menjelang Lebaran
Depok – Pusdiklat APU PPT kembali menggelar Bazar Ramadan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar. Tahun ini, bazar berlangsung selama dua hari, 19 hingga 20 Maret 2025, di halaman depan Pusdiklat APU PPT, Depok, Jawa Barat.
Bazar ini menawarkan berbagai barang preloved dalam kondisi baik dan berkualitas yang dari berasal program #DeclutteringBarengIP yang diselenggarakan Ikatan Pegawai (IP) PPATK sejak awal Maret 2025. Program ini mendorong pegawai untuk mendonasikan barang layak pakai agar dapat dimanfaatkan bagi yang membutuhkan.
Beragam produk tersedia, seperti pakaian, gamis, celana, rok, kerudung, mainan anak, sepatu, sandal, dan aneka barang lainnya dengan harga sangat terjangkau, mulai dari Rp1.000 hingga Rp50.000. Antusiasme warga terlihat sejak hari pertama bazar dibuka, dengan suasana ramai oleh pengunjung yang berburu barang berkualitas dengan harga ekonomis.
Dalam pembukaan bazar, Kepala Pusdiklat APU PPT, Akhyar Efendi, menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian sosial. "Alhamdulillah, bazar ini selalu dinantikan warga sekitar karena mereka dapat memperoleh berbagai kebutuhan dengan harga yang terjangkau. Kami berharap bazar ini dapat memberikan manfaat lebih luas," ujarnya dengan penuh semangat.
Selain itu, Ketua Dharma Wanita Persatuan PPATK, Nowo Endah Budi Lestari Ivan Yustiavanda, serta jajaran DPW, Kepala Bagian Umum Pusdiklat APU PPT, Tania Rianti Kamalia dan pegawai Pusdiklat APU PPT turut hadir sebagai bentuk dukungan penuh terhadap kegiatan ini sekaligus memberikan semangat bagi para penyelenggara dan warga yang hadir.
Salah satu warga, Nurhayati, tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya setelah berbelanja di bazar ini. "Alhamdulillah, di sini saya bisa membeli pakaian banyak dengan harga terjangkau dan senang sekali. Barangnya masih bagus dan pilihan sangat beragam," katanya dengan senyum sumringah.
Bazar Ramadan Pusdiklat APU PPT bukan sekadar tempat berbelanja, tetapi juga menjadi ajang kebersamaan dan kepedulian sosial. Dengan harga barang yang ramah di kantong, kegiatan ini tidak hanya membantu warga memenuhi kebutuhan Lebaran, tetapi juga mempererat tali silaturahmi di bulan penuh berkah ini. (wkw)