Courtesy Visit CEO Nigerian Financial Intelligence Unit (NFIU) ke Pusdiklat APU PPT untuk Penguatan Kerja Sama Pelatihan AML/CFT

General News 03 Des 2025 Administrator

Depok — Pusdiklat APU PPT menerima kunjungan resmi CEO Nigerian Financial Intelligence Unit (NFIU), Ny. Hafsat Abubakar Bakari, sebagai bagian dari rangkaian penguatan kemitraan antara Indonesia dan Nigeria dalam bidang pengembangan kapasitas Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (AML/CFT). Kunjungan ini berlangsung sehari setelah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PPATK dan NFIU di Jakarta. Pada kesempatan ini, pimpinan Pusdiklat memaparkan perkembangan pelatihan AML/CFT di Indonesia, termasuk penguatan kurikulum, implementasi Blueprint Pelatihan APU PPT 2025–2029, serta pemanfaatan IFII Learning sebagai Learning Management System (LMS) terintegrasi.

Dalam sesi diskusi, CEO NFIU menyampaikan apresiasi dan ketertarikan terhadap berbagai best practices yang diterapkan Pusdiklat APU PPT. Ia menjelaskan bahwa NFIU saat ini tengah mengembangkan pusat pelatihan AML/CFT di Nigeria, sehingga kunjungan ini menjadi kesempatan penting untuk mempelajari konsep kurikulum, metodologi pembelajaran, serta model tata kelola pelatihan yang telah berjalan efektif di Pusdiklat APU PPT. Beberapa isu strategis turut dibahas, termasuk pelatihan terkait Counter Proliferation Financing (CPF), mekanisme Public Private Partnership (PPP) dalam mendukung pelatihan lintas sektor, serta penguatan kapasitas bagi aparat penegak hukum seperti hakim dan penyidik.

Usai sesi diskusi, CEO NFIU mengikuti mini tour fasilitas Pusdiklat APU PPT untuk melihat secara langsung sarana dan prasarana pelatihan, termasuk ruang kelas, area diskusi, dan fasilitas pendukung lainnya. Delegasi menyampaikan apresiasi atas tata kelola fasilitas dan integrasi teknologi yang mendukung peningkatan kompetensi peserta pelatihan. Pusdiklat APU PPT berharap kunjungan ini menjadi langkah awal menuju kolaborasi yang lebih intensif dengan NFIU dalam bidang riset tipologi, pengembangan kurikulum, serta peningkatan kompetensi analis intelijen keuangan sesuai standar FATF dan praktik terbaik internasional. (nfn)