Jaga Keanekaragaman Bahasa di Indonesia, Jaga Keutuhan NKRI

Berita Umum 21 Apr 2024 Administrator

Depok – Tahukah Sobat #IFII, Indonesia jadi negara kedua dengan keanekaragaman bahasa terbanyak di dunia setelah Papua Nugini. Dari laman https://petabahasa.kemdikbud.go.id/ diketahui, bahasa daerah (tidak termasuk dialek dan subdialek) di Indonesia yang telah diidentifikasi dan divalidasi sebanyak 718 bahasa dari 2.560 daerah pengamatan. 

Sayangnya ratusan bahasa tersebut terancam punah, salah satunya karena menurunnya jumlah penutur. Maka dari itu, tak perlu malu berbicara menggunakan bahasa daerah kalian, sebab menjaga keanekaragaman bahasa di Indonesia berarti menjaga keutuhan NKRI. Mengapa demikian?

Bahasa sebagai alat komunikasi untuk mengungkapkan pikiran dan perasaan kepada orang lain. Interaksi yang terjadi akan membuka relasi baru atau meningkatkan kedekatan yang sudah terjalin. Semakin sering berkomunikasi, interaksi pun kian intens, maka sekat-sekat antar personal bisa semakin minim. 

Dalam konteks sebagai bagian dari suatu suku bangsa, sekat yang minim antar personal dapat mengokohkan persatuan dan kesatuan suku bangsa tersebut. Terlebih pada dasarnya secara naluriah, kesamaan bahasa akan mendorong antar personal mudah dekat karena merasa berasal dari suku bangsa yang sama. 

Lebih jauh, bahasa daerah menjadi identitas dan jati diri suatu suku bangsa yang secara unik membedakan satu dengan yang lainnya. Kekhasan tersebut membuktikan keanekaragaman di Indonesia yang dapat menyatu dalam bingkai ke-bhineka tunggal ika-an sebagai makna Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Oleh sebab itu, menjaga kelestarian bahasa daerah sangatlah penting sebagai upaya menjaga keutuhan NKRI. 

Mari Sobat #IFII, terus gunakan bahasa daerahmu dengan rasa bangga agar lestari dan keutuhan NKRI terus terjaga! (Alf)