Peran Pemuda dalam Mencegah dan Memberantas Pencucian Uang

Berita Umum 28 Okt 2024 Administrator

Depok – Pemuda adalah harapan bangsa dalam berbagai aspek kehidupan. Termasuk dalam mencegah dan memberantas pencucian uang, pemuda memiliki peran krusial yang tidak bisa dipandang sebelah mata.

Sebagai generasi cerdas, pemuda memiliki andil dalam mengedukasi masyarakat tentang dampak negatif pencucian uang terhadap perekonomian negara hingga dampaknya bagi kehidupan masyarakat saat ini dan generasi mendatang. 

Pemuda berperan terhadap peningkatan kesadaran masyarakat untuk menjauhi aksi pencucian uang dan mendorong keikutsertaan masyarakat untuk melaporkan praktik-praktik mencurigakan yang mungkin terlibat pencucian uang.

Edukasi tersebut dapat melalui seminar, lokakarya, pelatihan, ataupun kampanye sosial dengan menggunakan teknologi maupun optimalisasi media sosial dan media kreatif lainnya. Media sosial dapat dimanfaatkan untuk menyebarluaskan informasi anti pencucian uang melalui konten yang menarik seperti video, infografis, dan artikel singkat disertai visualisasi. Sementara media kreatif lainnya, misalnya mural, komik, dan pameran tematik.

Peran pemuda juga bisa dilakukan melalui pembentukan komunitas yang berfokus pada aksi-aksi pencegahan dan pemberantasan pencucian uang. Partisipasi aktif melalui kegiatan sukarela ini dapat meningkatkan jaringan dan kolaborasi antar pemuda dan pihak-pihak yang memiliki pengaruh sehingga gerakan anti pencucian uang menjadi lebih masif. 

Manfaat lain dengan berkomunitas adalah pemuda dapat mempengaruhi kebijakan publik terkait anti pencucian uang, antara lain melalui diskusi, dialog, dan aksi protes damai. Namun tentu saja dengan menyertakan basis data yang kuat setelah melakukan kajian dan penelitian yang mendalam.

Memandang lebih jauh, peran pemuda berkaitan erat dengan pembentukan budaya anti pencucian uang di mana sebagai generasi penerus pemuda memiliki tanggungjawab untuk membangun nilai dan etika menolak berbagai praktik pencucian uang termasuk tidak bersentuhan dengan hal-hal yang menjadi pidana asal dari pencucian uang seperti korupsi, penyuapan, narkotika, dan perdagangan orang. Di sinilah penerapan integritas diri diperlukan sehingga menciptakan lingkungan yang tidak toleran terhadap kejahatan tersebut.

Di Hari Peringatan Sumpah Pemuda ini, Pusat Pendidikan dan Pelatihan Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (Pusdiklat APU PPT) berharap tidak ada lagi pemuda Indonesia yang terperangkap janji manis judi online, pinjaman online ilegal, investasi bodong, dan berbagai tindak kejahatan lainnya baik sebagai korban apalagi pelaku.

Semoga pemuda Indonesia dapat menjadi obor yang tidak pernah padam dalam gerakan anti pencucian uang sehingga perekonomian negara tetap stabil, serta mewujudkan masyarakat yang adil. (Alf)