Perkuat Kapasitas APU PPT, Pusdiklat Selenggarakan Empat Pelatihan di Bulan September

Berita Umum 02 Sep 2025 Administrator

Jakarta, September 2025 – Pusat Pendidikan dan Pelatihan Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (Pusdiklat APU PPT) menggelar empat pelatihan secara tatap muka sepanjang bulan September 2025. Rangkaian kegiatan ini ditujukan untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia dalam mencegah dan memberantas tindak pidana pencucian uang (TPPU) serta pendanaan terorisme (TPPT).

Pelatihan pertama adalah Penerapan Program APU PPT Tingkat Lanjutan bagi Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI) yang berlangsung pada 9–10 September 2025. Kegiatan ini berfokus pada peningkatan pemahaman praktis industri pasar modal terhadap penerapan program APU PPT sesuai standar nasional dan internasional.

Selanjutnya, pada 15–23 September 2025, Pusdiklat menyelenggarakan Pelatihan Jabatan Fungsional Analis Tindak Kejahatan (ATK) Ahli Pertama Batch 1. Program ini disiapkan untuk membekali analis tindak kejahatan dengan kemampuan teknis dalam mendeteksi, menganalisis, serta menindaklanjuti berbagai modus pencucian uang dan pendanaan terorisme.

Agenda ketiga adalah Pelatihan Penyidikan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dari Tindak Pidana Kepabeanan dan Cukai yang akan digelar pada 22–26 September 2025. Pelatihan ini diarahkan untuk meningkatkan keterampilan aparat penegak hukum dalam mengintegrasikan aspek kepabeanan dengan rezim APU PPT. 

Rangkaian pelatihan ditutup dengan penyelenggaraan pelatihan melalui mekanisme PNBP bagi Pihak Pelapor, yang dilaksanakan bersama PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) pada tanggal 24 September 2025.

Seluruh pelatihan dirancang dengan pendekatan pembelajaran yang menekankan pada keterlibatan aktif peserta, sehingga proses transfer pengetahuan tidak hanya berlangsung secara satu arah, tetapi juga membuka ruang interaksi yang konstruktif. Dengan pendekatan tersebut, peserta tidak hanya memahami konsep teoretis, tetapi juga mampu mengaplikasikan pengetahuan dalam konteks tugas sehari-hari, terutama dalam pelaksanaan tanggung jawab profesional di bidang masing-masing.

Rangkaian kegiatan ini juga menegaskan komitmen Indonesia dalam mendukung implementasi standar Financial Action Task Force (FATF) serta memperkuat integritas sistem keuangan nasional. (wkw)