Dongkrak Kompetensi, Pusdiklat APU PPT Laksanakan Pelatihan Penyidikan TPPU dari TP Kelautan dan Perikanan

General News 04 Okt 2024 Administrator

Depok – Termasuk Green Financial Crime (GFC) yang memiliki kompleksitas tinggi, TPPU dari Tindak Pidana Asal (TPA) Kelautan dan Perikanan membutuhkan kompetensi mumpuni dari para penyidik untuk membuktikan keberadaan TPPU dalam kasus-kasus yang terkait kelautan perikanan. Maka dari itu Pusat Pendidikan dan Pelatihan Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (Pusdiklat APU PPT) melaksanakan Pelatihan Penyidikan TPPU dari TP Kelautan dan Perikanan pada 24 September-2 Oktober 2024.

Pelatihan yang diselenggarakan secara tatap muka di Pusdiklat APU PPT ini dibuka langsung oleh Kepala Pusdiklat APU PPT Akhyar Effendi dengan diikuti oleh 27 orang yang berasal dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kejaksaan Agung RI, Kepolisian RI dan PPATK. 

Adapun materi dalam Pelatihan Penyidikan TPPU dari TP Kelautan dan Perikanan, diantaranya Konsepsi Risk of Financial Crime, Tipologi TPPU, Intelijen Keuangan, Produk dan Jasa Keuangan, Pengaturan Tindak Pidana dalam UU No.8 tahun 2010, Pembuktian dan Penyidikan TPPU, Penuntutan dan Pemeriksaan Perkara TPPU, Mekanisme Pemulihan Aset, Sistem Pembayaran Baru dan Aset Virtual, dan Praktik Baik Penanganan TPPU.

Selain materi, pelatihan didukung studi kasus yang komprehensif. Peserta dibagi menjadi 5 kelompok dengan kasus yang telah ditentukan oleh Tim Perencanaan dan Pengembangan Pusdiklat APU PPT. Hasil analisis kelompok kemudian dipresentasikan dan mendapatkan feedback dari fasilitator. 

Dengan paket lengkap penyelenggaraan pelatihan dari segi materi, studi kasus, dan pengajar yang kompeten, peserta diharapkan dapat semakin jeli dalam menyidik kasus TPPU dari TP kelautan dan perikanan sehingga memberikan efek jera bagi para pelaku. 

Pada penutupan pelatihan, Pusdiklat APU PPT memberikan apresiasi bagi kelompok terbaik, peserta terbaik, dan peserta teraktif. Kesan mendalam disampaikan mereka tidak hanya terkait pelatihan tetapi juga pelayanan yang diberikan Pusdiklat APU PPT.

“Saya merasa berada di Pusdiklat ini seperti berkunjung ke rumah nenek, seperti rumah kedua karena nyaman. Dari panitia awal sudah menyambut kami sedemikian rupa, kemudian penginapan, makan disuguhi dengan pelayanan yang luar biasa. Ini pelayanan prima, wujud pelayanan prima ya seperti ini,” kata Peserta dengan nilai pelatihan terbaik dari PPATK.

Peserta dari KKP mewakili kelompok terbaik menyampaikan kesan positif lainnya. “Kesan yang sangat luar biasa, dari awal sampai sekarang begitu dapat ilmu tapi yang terpenting bagi kami adalah silaturahmi. Pesan, yang penting kompak selalu. Ayo kita saling bersinergi untuk memberantas TPPU!” ucapnya. (Alf)