BNN Benchmarking ke Pusdiklat APUPPT, Perkuat Pengelolaan Bahan Pembelajaran Pelatihan

General News 12 Jun 2026 Administrator

Depok — Pusat Pendidikan dan Pelatihan Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (Pusdiklat APUPPT) menerima kunjungan benchmarking dari Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Badan Narkotika Nasional (PPSDM BNN) dalam rangka pengembangan desain pembelajaran pelatihan dan optimalisasi pengelolaan bahan pembelajaran.

Kunjungan yang berlangsung pada Kamis, 11 Juni 2026, tersebut dihadiri oleh Kepala Pusdiklat APUPPT Akhyar Effendi, Ketua Tim Multimedia dan Humas Yudhitia Mustika Sari, serta Siti Nurlela Marliani selaku Analis Bangkom PPSDM BNN beserta tim dari kedua instansi.

Dalam sambutannya, Kepala Pusdiklat APUPPT Akhyar Effendi menyambut baik kedatangan tim PPSDM BNN. Menurutnya, kunjungan antarinstansi merupakan ruang penting untuk saling memperkuat kapasitas, bertukar pengalaman, serta membangun ekosistem pembelajaran yang lebih berdampak.

Siti Nurlela Marliani menyampaikan bahwa Pusdiklat APUPPT dinilai telah membangun sistem pembelajaran yang baik dan berkembang pesat. Hal tersebut menjadi salah satu alasan PPSDM BNN melakukan benchmarking, khususnya untuk mempelajari pengelolaan bahan pembelajaran secara lebih terstruktur.

"Kami melihat perkembangan Pusdiklat APUPPT sangat melesat. Sistem yang dibangun di sini sudah sangat baik sehingga ketika kami memiliki kebutuhan untuk melakukan pengembangan, kami ingin melihat langsung apa yang sudah dilakukan Pusdiklat APUPPT," ungkap Lela, sapaan akrabnya.

Ia menjelaskan bahwa salah satu tantangan yang dihadapi PPSDM BNN saat ini adalah pengelolaan bahan pembelajaran yang belum sepenuhnya tertata secara optimal. Melalui kunjungan ini, PPSDM BNN berharap memperoleh gambaran konkret mengenai pengelolaan bahan pembelajaran, mulai dari tahap perencanaan, pengembangan, pelaksanaan pelatihan, hingga penyusunan laporan kegiatan.

Dalam sesi berbagi pengetahuan, Pusdiklat APUPPT memaparkan pendekatan risk based training dalam merancang dan menyelenggarakan pelatihan. Pendekatan ini digunakan untuk memastikan bahwa program pelatihan yang disusun tepat sasaran, relevan dengan kebutuhan pemangku kepentingan, serta mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kompetensi.

Setiap tahun, Pusdiklat APUPPT menyusun Analisis Kebutuhan Pelatihan (AKP) dengan mengacu pada berbagai dokumen strategis, antara lain RPJMN, Strategi Nasional, Rencana Strategis PPATK, standar internasional dan Mutual Evaluation Review (MER), risiko nasional APUPPT dan PPSPM, risk matrix, serta cetak biru pelatihan APUPPT dan PPSPM. Hasil AKP tersebut menjadi dasar dalam penyusunan desain pelatihan, meliputi kurikulum, silabus, kerangka acuan kerja, metode pembelajaran, hingga pengembangan bahan pembelajaran.

Proses tersebut dilanjutkan dengan penyelenggaraan pelatihan, evaluasi pelatihan level 1 sampai dengan level 4, serta pelaksanaan penjaminan mutu untuk memastikan efektivitas pembelajaran yang diselenggarakan.

Pusdiklat APUPPT juga menjelaskan berbagai metode pembelajaran yang digunakan, mulai dari pembelajaran tatap muka, tatap maya melalui platform virtual, pembelajaran mandiri melalui Learning Management System (LMS), hingga blended learning yang mengombinasikan berbagai pendekatan pembelajaran tersebut.

Selain itu, berbagai bentuk bahan pembelajaran turut diperkenalkan, seperti modul, media pembelajaran digital, bahan tayang, buku saku, video pembelajaran, serta pemanfaatan sumber belajar eksternal. Variasi bahan pembelajaran tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung proses belajar yang lebih interaktif, mudah diakses, dan sesuai dengan kebutuhan kompetensi peserta.

Melalui kegiatan benchmarking ini, Pusdiklat APUPPT dan PPSDM BNN diharapkan dapat terus memperkuat kolaborasi kelembagaan, khususnya dalam pengembangan kompetensi sumber daya manusia. Pertukaran praktik baik tersebut menjadi langkah penting dalam membangun sistem pembelajaran yang lebih terstruktur, inovatif, dan berdampak bagi peningkatan kualitas pelatihan di masing-masing instansi. (ALF)