Ujian Action Learning Fungsional Penjenjangan JF ATK Madya PPATK 

Pelatihan 06 Mar 2024 Administrator

Depok – Sebagai ujung dari Pelatihan Fungsional Penjenjangan JF ATK Madya lingkup Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang telah dilaksanakan sejak 15 Februari 2024, peserta ikuti Ujian Action Learning pada Selasa-Rabu, 5-6 Maret 2024. 

Ujian ini menjadi salah satu aspek penilaian terhadap keberhasilan peserta selama mengikuti pelatihan, di mana pada sesi ini peserta diminta mempresentasikan makalah yang telah disusun kepada tim penguji.

“Action Learning penting agar JF ATK dapat mengaktualisasikan materi pembelajaran selama Pelatihan Penjenjangan JFATK Madya. Harapannya mereka dapat mengevaluasi dan memberikan inovasi terkait kebijakan dan proses bisnis analisis dan pemeriksaan transaksi keuangan, analisis hukum, kerjasama serta pengawasan dan pembinaan pihak pelapor,” ujar Tania Rianti Kamalia, Ketua Tim Penjaminan Mutu dan Publikasi Pusdiklat APUPPT.

Sebanyak 20 peserta dari berbagai bidang kerja mengikuti ujian action learning dengan penuh semangat. Salah satunya Sri Rejeki atau yang akrab disapa Kiki menyampaikan makna dibalik ujian penjenjangan yang Ia jalankan. “Aktualisasi diri. Saya pribadi merasa ikut terlibat dalam pengajuan inovasi utk PPATK lebih baik,” ujarnya.

Setelah ujian selesai, seluruh nilai akan diintegrasikan untuk kemudian diperoleh nilai akhir pelatihan sebagai penentu lulus tidaknya para peserta. Lebih dari itu, berdasarkan nilai tersebut akan diketahui siapakah yang akan menjadi peserta terbaik Pelatihan Fungsional Penjenjangan JF ATK periode ini.

Sebagai tambahan informasi, penguji action learning terbagi menjadi 8 tim yang berasal dari kantor pusat PPATK dan Pusdiklat APUPPT. Terhadap para peserta, penguji berharap agar action learning dapat dilaksanakan secara aktual. 

“Harapan saya hasil pelatihan ini diimplementasikan, apalagi makalah ditindaklanjuti tidak sekadar hanya dokumen. Kan sudah diuji, ada masukan-masukan diakomodir dan dilaksanakan, itu akan bagus dan memberikan dampak positif untuk PPATK,” ujar salah satu penguji, Sholehudin Akbar Plt Deputi Pelaporan dan Pengawasan Kepatuhan.

Akbar juga menyampaikan harapan untuk seluruh peserta. “Untuk peserta terus tingkatkan kompetensi, pengalaman, juga sharing knowledge dengan yang lain,” imbuhnya. (Alf)