Menyelami Kelezatan Burgo, Kuliner Khas Palembang

Berita Umum 25 Mei 2024 Administrator

Siang itu di bawah terik matahari Palembang, aroma rempah-rempah menggoda menguar dari sebuah gerobak biru. Di atas tungku panas, dengan cekatan wanita itu menuangkan adonan tipis ke atas wajan, menciptakan lembaran-lembaran adonan yang harum. Warungnya selalu ramai dikunjungi, tak hanya oleh penduduk lokal, tetapi juga wisatawan yang ingin mencicipi kelezatan burgo, makanan khas Palembang yang sudah melegenda sejak zaman Kasultanan Palembang Darussalam. 

Ya burgo, mungkin sebagaian dari kita sudah tahu kalau makanan ini adonannya terbuat dari tepung beras yang dibuat pipih, dikukus, digulung dan disajikan dengan cara dipotong menjadi beberapa bagian sehingga menghasilkan tekstur yang lembut dan gurih. kuahnya, perpaduan sempurna antara daging ikan, irisan telur, bawang merah, bawang putih, dan rempah-rempah pilihan yang tentunya memberikan rasa yang kaya dan aromatik.

Kuliner ini bukan hanya sekadar hidangan saja Sobat #IFII, melainkan merupakan warisan budaya Palembang yang telah diwariskan secara turun-temurun kaya akan makna nilai budaya. Dari proses pembuatannya yang rumit dan penuh ketelitian kue ini mencerminkan nilai kesabaran dan ketekunan masyarakat Palembang. 

Tak cukup sampai disitu, Pada tahun 2021 burgo resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Penghargaan ini tentunya menjadi bukti pengakuan atas nilai budaya dan sejarah makanan burgo yang telah terjaga selama berabad-abad dan telah menjadi identitas dan simbol budaya masyarakat Palembang.

Penetapan makanan burgo sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia merupakan langkah penting untuk menjaga kelestarian budaya kuliner Indonesia. Hal ini tentunya menjadi motivasi bagi masyarakat Palembang dan kita semua untuk terus menjaga dan mengembangkan burgo sebagai salah satu kekayaan kuliner yang bangsa ini miliki. (wkw)