Pusdiklat APUPPT Pelajari Interoperabilitas SIBANGKOM untuk Penguatan IFII Learn

General News 24 Jun 2026 Administrator

Jakarta – Pusat Pendidikan dan Pelatihan Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (Pusdiklat APUPPT) melakukan audiensi dan benchmarking ke Lembaga Administrasi Negara (LAN) untuk mempelajari pengembangan Sistem Informasi Pengembangan Kompetensi ASN (SIBANGKOM) sebagai bagian dari upaya memperkuat IFII Learn dan pengembangan ekosistem pembelajaran digital yang terintegrasi.

Kunjungan tersebut diterima oleh Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi (Pusdatin) LAN, Muhammad Fahrurozi Ramdhan Nasution, beserta jajaran. Dari Pusdiklat APUPPT, kegiatan dihadiri oleh Ketua Tim Multimedia dan Publikasi, Yudhitia Mustika Sari, beserta tim.

Dalam sesi sharing knowledge, Tim Pusdatin LAN memaparkan konsep pengembangan SIBANGKOM yang dibangun sebagai platform nasional untuk mendukung pengelolaan pembelajaran ASN secara terintegrasi. Sistem tersebut dirancang untuk mendukung proses perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, hingga evaluasi pembelajaran secara berbasis data.

Salah satu materi yang dibahas adalah kemampuan interoperabilitas SIBANGKOM dengan berbagai sistem pembelajaran milik kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Melalui pendekatan tersebut, data pembelajaran, riwayat pengembangan kompetensi, serta capaian pembelajaran ASN dapat dipertukarkan dan dimanfaatkan secara lebih efektif antarinstansi.

Selain interoperabilitas dengan instansi pemerintah, LAN juga menjelaskan peluang kolaborasi dengan penyelenggara pembelajaran dari sektor swasta yang memenuhi standar dan ketentuan yang berlaku. Pendekatan ini memungkinkan ASN memperoleh akses terhadap sumber pembelajaran yang lebih beragam sekaligus memperluas ekosistem pengembangan kompetensi secara nasional.

Pada kesempatan tersebut turut dipaparkan struktur layanan yang terdapat dalam SIBANGKOM. Layanan tersebut mencakup perencanaan kebutuhan pengembangan kompetensi, pengelolaan pembelajaran, pencatatan riwayat pembelajaran, pemantauan pemenuhan hak pengembangan kompetensi ASN, hingga penyediaan data dan statistik sebagai dasar pengambilan kebijakan.

Struktur layanan tersebut dirancang untuk mendukung pengelolaan pengembangan kompetensi ASN secara terintegrasi, mulai dari tahap perencanaan hingga evaluasi. Dengan pendekatan tersebut, proses pengembangan kompetensi dapat dilaksanakan secara lebih efektif, terukur, dan berkelanjutan.

Selanjutnya, LAN menjelaskan proses bisnis pengembangan kompetensi ASN yang terintegrasi dalam ekosistem SIBANGKOM, mulai dari pengelolaan pembelajaran, pengakuan capaian pembelajaran, hingga pembangunan kolaborasi antarpenyelenggara pengembangan kompetensi dalam satu ekosistem yang saling terhubung.

Selain itu, dipaparkan pula pengembangan platform pembelajaran digital beserta dukungan teknologi yang memungkinkan proses pembelajaran ASN berlangsung secara lebih fleksibel, terukur, dan mudah diakses.

Ketua Tim Multimedia dan Publikasi Pusdiklat APUPPT, Yudhitia Mustika Sari, menyampaikan bahwa pengalaman LAN dalam membangun dan mengelola SIBANGKOM memberikan wawasan yang berharga bagi Pusdiklat APUPPT, khususnya dalam pengembangan IFII Learn sebagai platform pembelajaran digital Pusdiklat APUPPT.

“Pengalaman LAN menunjukkan bahwa keberhasilan pembelajaran digital tidak hanya ditentukan oleh platform yang digunakan, tetapi juga oleh kemampuan sistem untuk terhubung dan berkolaborasi dengan ekosistem yang lebih luas. Hal ini menjadi pembelajaran yang sangat berharga bagi pengembangan IFII Learn,” ujar Yudhitia.

Melalui kegiatan benchmarking ini, Pusdiklat APUPPT berharap berbagai praktik baik yang diterapkan LAN dapat menjadi referensi dalam pengembangan IFII Learn menuju ekosistem pembelajaran yang semakin terintegrasi dan interoperabel. Penguatan tata kelola data, integrasi antarplatform, serta kolaborasi sumber belajar diharapkan dapat mendukung peran IFII Learn sebagai pusat pembelajaran APUPPT yang adaptif dan selaras dengan arah transformasi digital pengembangan kompetensi nasional.