Hari Koperasi Indonesia : Soko Guru Perekonomian Berlandaskan Pancasila dan Asas Kekeluargaan

Berita Umum 12 Jul 2024 Administrator

Depok--Hari Koperasi Indonesia diperingati setiap tanggal 12 Juli. Bermula dari masa perjuangan kemerdekaan Indonesia hingga sekarang, koperasi di Indonesia telah melalui perjalanan yang panjang. Sejarah Hari Koperasi Indonesia dimulai pada tanggal 12 Juli 1947, ketika Kongres Koperasi pertama diadakan di Tasikmalaya, Jawa Barat. Kongres ini dihadiri oleh berbagai perwakilan koperasi dari seluruh Indonesia dan menghasilkan beberapa keputusan penting, termasuk pembentukan organisasi yang kini dikenal sebagai Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN). 

Koperasi sebagai bentuk usaha bersama yang berasaskan kekeluargaan dan gotong royong, telah lama menjadi bagian integral dari struktur ekonomi Indonesia. Hari ini, tepat 77 tahun, kita merayakan kembali momen penting untuk mengenang dan merayakan peran koperasi dalam pembangunan ekonomi dan sosial di Indonesia.

Koperasi menjadi soko guru perekonomian yang berlandaskan nilai pancasila serta asas kekeluargaan yang tertuang dalam pasal 33, 34, dan 37 UUD tahun 1945. Pasal 33 UUD 1945 menyatakan bahwa perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan. Pasal ini menegaskan pentingnya koperasi sebagai bentuk usaha yang sesuai dengan nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong. Selain itu, Pasal 34 dan 37 UUD 1945 juga menekankan pentingnya peran negara dalam menjamin kesejahteraan sosial dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia, yang salah satunya dapat diwujudkan melalui pengembangan koperasi. 

Atas dasar kekeluargaan, hadirnya koperasi kala itu turut membantu pembangunan dan meningkatkan perekonomian Indonesia dengan memperbaiki taraf hidup bangsa Indonesia. Koperasi menyediakan berbagai layanan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan ekonomi anggotanya seperti simpan pinjam, produksi, konsumsi, dan jasa lainnya, yang membantu anggotanya dalam memenuhi kebutuhan ekonomi mereka.

Hari Koperasi Indonesia bukan hanya sekadar peringatan tahunan, tetapi juga momen refleksi untuk memahami dan menghargai kontribusi koperasi dalam pembangunan ekonomi dan sosial di Indonesia. Dengan menghadapi tantangan yang ada dan terus berinovasi, koperasi dapat terus berkembang dan berperan lebih besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui semangat gotong royong dan kekeluargaan, koperasi akan tetap menjadi pilar penting dalam perekonomian Indonesia. (wkw)